<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/490762408867923648?origin\x3dhttp://tazmanxi-ipa.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
Kamis, 20 November 2008 ' 18.50


Picture Captions
[Caption.iT - Picture Captions]


★Live your life,



' 18.44


Picture Captions
[Caption.iT - Picture Captions]


★Live your life,



' 18.37


Picture Captions
[Caption.iT - Picture Captions]


★Live your life,



' 18.21




★Live your life,



Senin, 17 November 2008 ' 05.42





★Live your life,



' 05.39




★Live your life,



' 05.30



Glitter Text @ Glitterfy.com


★Live your life,



' 03.11


FUNGSI DARAH

Pada waktu bagian tubuh kita terluka, maka bagian yang terluka akan mengeluarkan darah. Mengapa ? karena seluruh tubuh kita dialiri oleh darah yang dipompa dari jantung kita. Oleh sebab itu, jika ada seseorang yang mengalami kecelakaan dan mengeluarkan banyak darah, harus segera ditolong dengan transfusi darah. Transfusi darah adalah proses pemasukan darah / pemberian darah bagi seseorang yang sudah banyak kehilangan darah.

Nah, agar lebih jelas, kali ini kita akan coba membahas mengenai fungsi, susunan darah serta kelainan darah (penyakit yang berhubungan dengan darah).

Susunan Darah

Darah berbentuk cairan yang berwarna merah, agak kental dan lengket. Darah mengalir di seluruh tubuh kita, dan berhubungan langsung dengan sel-sel di dalam tubuh kita. Darah terbentuk dari beberapa unsur, yaitu plasma darah, sel darah merah, sel darah putih dam keping darah.

1. Plasma darah
Unsur ini merupakan komponen terbesar dalam darah, karena lebih dari separuh darah mengandung plasma darah. Hampir 90% bagian dari plasma darah adalah air. Plasma darah berfungsi untuk mengangkut sari makanan ke sel-sel serta membawa sisa pembakaran dari sel ke tempat pembuangan. Fungsi lainnya adalah menghasilkan zat kekebalan tubuh terhadap penyakit atau zat antibodi.

2. Sel darah merah (Eritrosit)

Sel darah merah mengandung banyak haemoglobin. Darah berwarna merah sebab haemoglobin berwarna merah tua. Sel darah merah dihasilkan dilimpa atau kura, hati dan sumsum merah pada tulang pipih. Sel darah merah yang sudah mati dihancurkan di dalam hati.

3. Sel darah putih (Leukosit)

Sel darah putih bentuknya tidak tetap. Sel darah putih dibuat di sumsum merah, kura dan kelenjar limpa. Fungsinya untuk memberantas kuman-kuman penyakit.

4. Keping darah (Trombosit)

Bentuk keping darah tidak teratur dan tidak mempunyai inti. Diproduksi pada sumsum merah, serta berperan penting pada proses pembekuan darah.

Fungsi Darah

Fungsi darah dalam metabolisme tubuh kita antara lain sebagai alat pengangkut (pengedar), pengatur suhu tubuh dan pertahanan tubuh. Peredaran Oksigen pada tubuh :

1. Oksigen diedarkan ke seluruh tubuh oleh sel darah merah.
2. Darah yang dipompa dari bilik kanan jantung menuju paru-paru melepaskan CO2 dan mengambil O2 dibawa menuju serambi kiri.
3. O2 dari serambi kiri disalurkan ke bilik kiri
4. Dari bilik kiri O2 dibawa ke seluruh tubuh oleh sel darah merah untuk pembakaran (oksidasi)
5. Peredaran darah besar yaitu peredaran darah yang berasal dari jantung membawa oksigem dan sari makanan ke seluruh tubuh dan kembali ke jantung membawa karbondioksida.
6. Peredaran darah kecil yaitu peredaran darah dari jantung membawa karbondioksida menuju paru-paru untuk dilepas dan mengambil oksigen dibawa ke jantung.

Jadi kesimpulannya, fungsi darah adalah :

1. Mengedarkan sari-sari makanan ke seluruh tubuh
2. Mengedarkan oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh
3. Mengangkut karbondioksida ke paru-paru
4. Mengedarkan hormon

Penyakit / Kelainan Darah

1. Anemia, yaitu penyakit karena kurangnya sel darah merah.
2. Leukimia, yaitu penyakit yang disebabkan oleh kelebihan produksi sel darah putih. Penyakit ini biasa disebut kanker darah.
3. Hemofilia, yaitu penyakit yang mengakibatkan darah sukar membeku. Jika si penderita mengalami luka ringan, dapat mengakibatkan pendarahan yang serius.


★Live your life,



' 03.06


Glitter Words
[Glitterfy.com - *Glitter Words*]


★Live your life,



' 02.59


Glitter Photos


★Live your life,



' 02.37





★Live your life,



' 02.31





★Live your life,



Sabtu, 15 November 2008 ' 06.05


Sumber Daya Mineral dan Energi

Daerah Maluku bagian utara merupakan daerah strategis .,ntuk prospek cebakan sumber daya mineral dan energi kecuali batu bara dan gambut. Pembentukan bahan galian logam di daerah ini sangat dipengaruhi oleh lempeng Pasifik yang dikenal sangat kaya membawa endapan bahan galian ogam. cebakan-cebakan bahan galian logam yang potensial di daerah ini seperti nikel (Ni), kobal (Co), krom (Cr), tembaga (Cu), emas (Au), perak (Ag) don mangan (Mn). Terdapatnya batuan ultrabasa di Halmahera, Pulau Gebe dan pulau-pulau kecil lainnya telah menghasilkan endapan laterit nikel mengandung kobal yang sangat potensial. Cadangan laterit nikel-kobal Indonesia sampai saat ini masih termasuk kaya di dunia. Temuan tembaga porfiri di Pulau Bacan dan beberapa indikasi daerah prospek di Halmahera dan pulau lainnya telah memperkuat dugaan adanya sabuk tembaga porfiri Pasifik yang membentang mulai dari Amerika bagian barat, Filipina, Maluku bagian utara, Irian Jaya bagian utara, Papua Nugini sampai kepulauan Solomon. Temuan cebakan emas epitermal di beberapa tempat di Pulau Halmahera dan Pulau Obi erat kaitannya dengan batuan vulkanik di sepanjang busur Halmahera.

Selain bahan galian logam, sumber daya bahan galian non-logam di daerah Maluku bagian utara juga cukup potensial. Kekayaan sumber daya tersebut cukup beragam baik jenis, potensi maupun sebarannya dan didukung oleh ingkungan kondisi geologi daerah setempat yang memungkinkan terbentuknya berbagai bahan galian non­-logam seperti bahan bangunan, bahan keramik, batu mulia dan mineral indusif. Bahan galian tersebut dapat dikatakan merupakan komoditas non-migas yang diandalkan dan diharapkan dapat dikembangkan di mesa datang.

Secara geologi lingkungan pengendapan batuan sedimen tersier di daerah Maluku bagian utara umumnya marin, namun sedimen marin dangkal dan brackish dan berulangkali mengalami perlipatan kuat. Dengan demikian endapan batu bara yang ditemukan di daerah ini umumnya tidak berkembang dengan baik -- ditunjukkan dengan lapisan batu baranya yang tipis, tidak menerus, berkualitas rendah dan sejauh ini tidak mempunyai nilai ekonomi.

Sumber daya minyak dan gas bumi secara spekulatif cukup besar namun belum dilakukan eksplorasi yang lebih rinci.

Indonesia mempunyai cadangan potensi energi panas bumi > 20.000 MW dan merupakan negara terkaya di dunia akan potensi tersebut. Dari 244 lokasi panas bumi di seluruh Indonesia, 9 lokasi terdapat di Maluku bagian utara dengan potensi energi sekitar 10-20 MW.

1. SUMBER DAYA MINERAL

a. Nikel, Kobal

Potensi nikel yang sudah diketahui kurang lebih 220.000.000 ton, tersebar di beberapa lokasi yaitu Tanjung Buli, Pulau Gee, Pulau Pakal, Pulau Gebe, Pulau Obi dan Teluk Weda. Di antara lokasi tersebut yang sudah ditambang adalah Pulau Gebe dan Pulau Gag. Yang siap tambang adalah Tanjung Buli, Pulau Gee dan Pulau PakaI.

Daerah lain yang mempunyai indikasi endapan nikel yang belum diketahui potensinya adalah Dodaga, Romonli, Gunung GunduL, Marnopo, Manitinting yang semuanya terdapat di Halmahera. Nilai tambah dari endapan laterit nikel ini adalah mengandung logam kobal dengan kadar 0,09-0,11% Co.

b. Emas, Perak

Dari beberapa lokasi endapan logam emas dan perak yang paling potensial saat ini terdapat di Gosowong, Halmahera Tengah. Mineralisasi emas dengan logam ikutannya berupa perak merupakan mineralisasi logam mulia tipe epitermal berupa urat yang terdapat pada batuan vulkanik bersifat asam sedang dan vulkaniklastik berumur Plio-Pleistosin. Endapan ini merupakan temuan dari hasil eksplorasi yang dilakukan oleh PT. Nusa Halmahera Minerals Dari studi kelayakan yang dilakukan tahun 1998 diperoleh cadangan sebesar 1.400.000 ton dengan kadar 18 g/t Au. Selain itu ditemukan pula daerah prospek lainnya yaitu di Ruwait dan Togurachi.

Endapan emas yang prospek lainnya di luar Pulau Halmahera terdapat di Pulau Obi, Temuan ini diperoleh dari hasil eksplorasi yang dilakukan oleh BHP Minerals Pasific Inc., bekerja sama dengan PT. Indomuro Kencana. Endapan emas dengan mineral ikutan logam dasar yang ditemukan di Ambon-Anggai adalah endapan epitermal berupa tipe urat yang terdapat dalam batuan vulkanik dan intrusif. Penyelidikan sementara menghasilkan sumber daya geologis sebesar 6.800,40 ton dengan kadar 2,35 g/t Au.

Endapan emas yang merupakan logam ikutan dari endapan tembaga porfiri terdapat di Kaputusan, Pulau Bacan. Mineralisasi Cu-Au tipe porfiri terdapat dalam batuan tonalit porfir. Sumber daya diperkirakan sebesar 70.000.000 ton dengan kadar 0.21 g/t Au.

c. Tembaga

Endapan bahan galian yang prospektif ditemukan di Kaputusan, Sesepa, Obilatu dan Dodaga. Dari keempat daerah tersebut yang sudah diketahui potensinya adalah daerah Kaputusan, yaitu berupa endapan tembaga dengan logam ikutannya emas mempunyai tipe porfiri. Mineralisasi terdapat pada batuan tonalit yang mengintrusi batuan vulkanik-andesitik dengan mineralisasi terkonsentrasi pada ubahan potas. Temuan ini diperoleh hasil kerja sama eksplorasi antara Direktorat Sumber daya Mineral dengan Pemerintah Jerman tahun 1986. Potensi sumber dayanya diperkirakan sebesar 70.000.000 ton dengan kadar 0,3 % Cu.

Hasil eksplorasi yang dilakukan oleh BHP dan PT. Indoniuro Kencana tahun 1977, telah menemukan daerah prospek endapan tembaga di Sesepe dan Obilav. Di Sesepe endapan tembaga hadir sebagai endapan sekunder dalam batuan breksi andesitik. Mineral tembaga berupa malakit, krisokola dan native-Cu. Kandungan terbaik ditemukan dalam paritan sepanjang 174 m dengan rata-rata 0,64% Cu dan 25 m dengan rata-rata 1,51 % Cu.

Endapan tembaga di Obilatu terdapat dalam stock diorit dan tonalit, yang menerobos batuan sedimen dan basal. Beberapa urat kwarsa dan urat halus dijumpai pada batuan diorit dan metasedimen. Diduga mineralisasi berasosiasi dengan tipe skarn, Contoh dengan kadar terbaik diambil dari batu lempung hornfblsik dengan kadar 0,2% Cu, sedangkan pada urat kwarsa kadarnya 0,7% Cu.

Di daerah Dodaga endapan tembaga ditemukan dalam batuan breksi gunung api. Mineralisasi berupa kalkopirit, magnetic dan pirit mengisi rekahan dalam batuan breksi gunung api. Indikasi mineralisasi tembaga dijumpal di Lolada, Payahe, Bibinoi, Raroang, Sayoang, Pigaraja dan Morotai Barat.

d. Kromit

Endapan kromit primer yang masih merupakan indikasi ditemukan di Tanjung Buli dan Dodaga. Di daerah Tanjung Buli mineral kromit terdapat dalam bentuk nodular pada batuan dunit. Kandungan kromit yang pernah dianalisis adalah 26-50 % Cr.

e. Mangan

Sejak tahun 1981 endapan mangan telah dihasilkan di Pulau Doi, Maluku Utara. Di daerah tersebut endapan mangan berupa lensa-lensa dalam batuan tufa gunung api. Indikasi endapan mangan lainnya ditemukan di Loloda, Pulau Halmahera.

f. Batu gamping

Bahan galian batu gamping terdapat di beberapa pulau seperti Pulau Halmahera, Morotai dan sebagainya. Batu gamping berwarna putih sampai abu-abu terang, bersifat masif dan kastalin. Umumnya batu gamping hadir sebagai endapan koral, berumur kuarter yang mempunyai sebaran sangat luas. Sumber daya belum diketahui secara rinci, namun demikian kandungannya mencapai 53-54,5 CaO dan 0,63-0,96 % MgO.

I. Perlit

Perlit dijumpai di Kampung Podol, Kecamatan Ibu, di lereng Gunung Kahatola, warna abu-abu muda dan abu-abu tua. Sebaran mulai dari Gunung Ibu di sebelah utara hingga Gunung Suhu di selatan Kota Susupu. Namun potensi yang ada tidak disertai mutu bahan galian yang baik, karena dari hasil percobaan pembakaran (Crucible Test) yang telah dilakukan menunjukkan nilai pengembangan yang tidak begitu balk.

m. Magnesit

Magnesit ditemukan di Sungal Wayalele, Fayaul, Wasile, Halmahera Tengah, berupa bongkah-bongkah mencapai 0,5 meter, sedangkan singkapan (in situ) belum dijumpai.

n. Andesit

Bahan galian ini tersebar di Pulau Bacan, Tobelo dan Pulau Ternate don Pulau Tidore. Terdapat berupa lava andesitik-basaltik don bongkah-bongkah, keras don kompak, bermutu baik, cocok digunakan untuk pondasi bahan bangunan dan jalan. Sebaran bahan galian ini cukup luas dengan sumber daya mencapai ratusan juta meter kubik.

o. Sirtu

Endapan sirtu terdapat di Tobelo, Ternate don Halmahera Tengah, terdapat di aliran sungai yang cukup besar, merupakan endapan berasal dari hasil erupsi gunung api, kandungan lumpurnya sedikit, sumber daya banyak, sudah dimanfaatkan untuk pembangunan wilayah setempat. Pasir dijumpai di daerah Tobelo, di Sungai Mede, Halmahera, tersingkap dengan ketebalan 5 meter, berwarna hitam tanpa lumpur. Merupakan hasil endapan lahar dari daerah Gunung Kao. Sebaran dan sumber daya cukup potential, mutu baik, sementara telah dieksploitasi untuk keperluan pembuatan jalan antara Tobelo-Galela-Kao.

p. Batu Apung

Bahan galian ini ferdapat di Pulau Tidore, antara lain dijumpai di daerah Rum dan daerah Goto, Kecamatan Tidore. Batu apung ini terdapat dalam batuan tufa berbatu apung, dengan ukuran komponen batu apungnya sekitar 0,5-10 cm. Sebaran yang telah diketahui sekitar 3 hektare. Berdasarkan hasil analisis kimia, bahan ini mengandung kadar 67,84% Si02 don 6,4% Al203, sedangkan menurut Kanwil DPE Provinsi Maluku tahun 1994 potensinya mencapai 30 juta ton.

q. Diorit

Bahan galian diorit terdapat di Akelamo dan Gunung Kahatola, Kecamatan Ibu, sebaran geologi cukup luas, namun sumber daya belum diketahui secara rinci, Mutu endapan dapat dimanfaatkan untuk bahan bangunan.

r. Batu Mulia

Bahan galian batu mulia yang dijumpai terdiri dari bermacam jenis mineral silikat yang dapat digunakan sebagai bahan baku batu permata atau batu hias. Secara umum jenis mineral ini dikenal dengan sebutan sebagai "Barn Bacon", meskipun sebagian besar batuan ini diambil dari Pulau Kasiruta. Bahan gallon telah diusahakan penduduk setempat untuk dibuat perhiasan. Jenis batu mulia yang ferdapat di daerah ini terdiri atas krisopras, krisokola, jasper dan turgois.

s. Krisopras

Indikasi krisopras ditemukan di Indari, Waringin dan Bison. Krisopras dijumpai berwarna hijau muda sampai hijau tua, terdapat bersama-lama dengan mineral kuarsa dalam batuan breksi gunung api dan lava andesit.

t. Krisokola

Indikasi krisokola ditemukan di daerah Dokoh, Gelao dan daerah Kastruta Dalam. Krisokola dijumpal berwarna biru muda sampai kehijauan, terdapat sebagai pengisi rekahan dalam batuan breksi gunung api dan lava andesit. Tebal rekahan berkisar antara 0,5-2,0 m.

u. Jasper

Jasper, dijumpai berwarna abu-abu keputihan, putih kecoklatan dan merah kecoklatan. Terdapat bersama­-sama dengan flinfsione, dijumpai sebagai bongkah-bongkah atau konkresi dalam batu gamping. Tempat yang mengandung jasper adalah daerah Sungai Sampaki, desa Kusubibi.

2. SUMBER DAYA ENERGI

a. Batu Bara

Sejumlah kecil batu bara diketemukan di Pulau Halmahera dan Bacon. Llapisan batu bara di daerah tersebut tipis, mengandung sulfur yang tinggi dan terdapat dalam formasi batuan yang didominasi sedimen marin. Suatu usaha penambangan batu bara pernah dilakukan di Pulau Bacan pada tahun 1854, namun penyebab berhentinya usaha tersebut serta rinciannya tidak pernah dilaporkan. Secara geologis, kecil kemungkinan terdapatnya batu bara yang mempunyai nilai ekonomis.

b. Minyak dan Gas Bumi

Potensi hidrokarbon di Maluku bagian utara diketahui dari kondisi tektonik, dalam hal ini keberadaan cekungan­-cekungan laut dalam, stratigrafi (litologi) dan dijumpainya rembesan-rembesan minyak (oil seep). Terdapat 5 (lima) cekungan laut dalam di Maluku Uara yang memunculkan optimisme adanya kandungan minyak dan gas Bumi.

i. Cekungan Obi Utara dan Cekungan Obi Selatan

Kedua cekungan ini berbentuk memanjang dengan kedalaman lebih dari 1.000 meter, Cekungan Obi Utara berarah utara-selatan, di bagian barat dibatasi oleh patahan-patahan naik dari jalur tumbukan di Laut Maluku. Sedangkan Cekungan Obi Selatan berarah timur-barat dan dibatasi oleh Pulau Obi di bagian barat. Kedua cekungan ini di isi oleh material-material vulkanik dan vulkanik klastik serta kemungkinan batu gamping.

ii. Cekungan Halmahera Utara dan Cekungan Halmahera Selatan

Kedua cekungan ini merupakan cekungan busur belakang yang terbentuk pada Zaman Neogen, yang didasari oleh batuan ofiolit, batuan busur gunung api serta batuan sedimen. Ketebalan lapisan-lapisan sedimen cekungan ini lebih dari 2.000 meter. Benfuk cekungan menyerupai jajaran genjang, sedangkan ukuran Cekungan Halmahera Selatan lebih besar dua kali dari Cekungan Halmahera Uara.

Tipe litologi kedua cekungan tersebut dipengaruhi oleh batuan-batuan ofiolit clan melange yang berasal dari lengan timur Halmahera dan batuan-batuan vulkanik dari lengan barat Halmahera. Data seismik menunjukkan bagian atas kemungkinan tersusun oleh batuan karbonat terumbu paparan Mio-Pliosen dengan fasies yang bervariasi.

iii. Cekungan Halmahera Timur

Cekungan ini terisi oleh batuan-batuan ultrabasa dan batu gamping tersier, batu pasir dan serpih. Data seismik memperllhatkan pula keberadaan batuan karbonat Mio­Pliosen dan batuan klastik berbutir halus berumur Plio-Kuarter. Sedimen-sedimen tersebut dipengaruhi oleh kompresi tektonik yang ditunjukkan oleh struktur antiklin asimetri.

Menurut Pertamina tahun 1993, cekungan dan sumber daya gas di Maluku Utara memperlihatkan bahwa perkiraan sumber daya gas di daerah ini yang terdapat pada cekungan-cekungan Obi Utara, Obi Selatan, Halmahera Selatan, Halmahera Utara dan Halmahera Timur adalah kurang dari 3 trilyun kaki kubik (TCF). Sementara menurut IAGI tahun 1985, sumber daya minyak dan gas bumi diperkirakan masing-masing 0,1780 juta barel dan 0,2016 TSCF (Tabel 3).

c. Panas Bumi

Sistem panas bumi berhubungan dengan gunung api aktif yang berada di sekelilingnya. Penyebaran lokasi panas bumi di Maluku Utara terdapat di sekitar rangkaian gunung api aktif Ternate-Halmahera, dalam depresi tektonik gunung api yang berumur kwarter.

Manifestasi papas bumi yang muncul ke permukaan berupa air panas tipe sulfatklorida dan karbonat, tanah panas serta alterasi hidrotermal. Penyebaran lokasi panas bumi di daerah Maluku Utara meliputi daerah Makian, Tidore, Jailolo, Ibu, Galela dan Bacon.

Penyelidikan geosain pendahuluan sudah dilakukan di daerah panas bumi Jailolo dap Tonga. Pada daerah Jailolo, jenis kenampakan panas bumi yang muncul ke permukaan berbentuk air panas tipe sulfat-klorida dan karbonat, tanah panas dengan suhu sekitar 45-97°C serta alterasi hidrotermal bersumber dari sistem panas bumi yang berhubungan dengan pasca aktivitas vulkanik Jailolo (Kawah Idamdehe). Luas daerah sebarannya mencapai 75 km2 meliputi bentuk kaldera Toada (vulkanik purba) dengan jumlah aliran panas kepermukaan 3 MW. Daerah pembentukan panas bumi cukup prospek seluas 4 km2 pada bagian barat tubule Gunung Jailolo. Suhu fluida panas bumi mencapai 180 C terperangkap sekitar 1 km di kedalaman, pada zona permeabilitas sekunder yaitu batuan kalstik vulkanik tua berumur kwarter. Sedangkan retakan-retakan pada tubuh batuan vulkanik purba berfungsi sebagai zona permeabilitas primer. Potensi sumber daya panas bumi tersimpan pada reservioar, yaitu sekitar 10-20 MW.

Daerah panas bumi Tonga terletak di Pulau Bacon. Jenis kenampakan panas bumi yang muncul ke permukaan berupa lapangan air panas tipe klorida-bikarbonat di Wayauwa dan Indari serta lapangan fumarol di Tonga. Suhu permukaan air panas antara 50-­60°C, suhu permukaan fumarol dan tanah panas sekitar 86-102°C. Pemunculan fumarol dan tanah panas di Tonga melalui retak-retakan batuan vulkanik dan berasosiasi dengan kubah lava yang membentuk Pulau Gandaha. Karakteristik daerah gejala panas bumi Tonga termasuk tipe vulkanik yang memungkinkan terbentuknya panas bumi berpotensi.



★Live your life,



' 06.01


Peradilan Rakyat

Cerpen Putu Wijaya
Seorang pengacara muda yang cemerlang mengunjungi ayahnya, seorang pengacara senior yang sangat dihormati oleh para penegak hukum.

"Tapi aku datang tidak sebagai putramu," kata pengacara muda itu, "aku datang ke mari sebagai seorang pengacara muda yang ingin menegakkan keadilan di negeri yang sedang kacau ini."

Pengacara tua yang bercambang dan jenggot memutih itu, tidak terkejut. Ia menatap putranya dari kursi rodanya, lalu menjawab dengan suara yang tenang dan agung.

"Apa yang ingin kamu tentang, anak muda?"
Pengacara muda tertegun. "Ayahanda bertanya kepadaku?"
"Ya, kepada kamu, bukan sebagai putraku, tetapi kamu sebagai ujung
tombak pencarian keadilan di negeri yang sedang dicabik-cabik korupsi ini."
Pengacara muda itu tersenyum.
"Baik, kalau begitu, Anda mengerti maksudku."

"Tentu saja. Aku juga pernah muda seperti kamu. Dan aku juga berani, kalau perlu kurang ajar. Aku pisahkan antara urusan keluarga dan kepentingan pribadi dengan perjuangan penegakan keadilan. Tidak seperti para pengacara sekarang yang kebanyakan berdagang. Bahkan tidak seperti para elit dan cendekiawan yang cemerlang ketika masih di luar kekuasaan, namun menjadi lebih buas dan keji ketika memperoleh kesempatan untuk menginjak-injak keadilan dan kebenaran yang dulu diberhalakannya. Kamu pasti tidak terlalu jauh dari keadaanku waktu masih muda. Kamu sudah membaca riwayat hidupku yang belum lama ini ditulis di sebuah kampus di luar negeri bukan? Mereka menyebutku Singa Lapar. Aku memang tidak pernah berhenti memburu pencuri-pencuri keadilan yang bersarang di lembaga-lembaga tinggi dan gedung-gedung bertingkat. Merekalah yang sudah membuat kejahatan menjadi budaya di negeri ini. Kamu bisa banyak belajar dari buku itu."

Pengacara muda itu tersenyum. Ia mengangkat dagunya, mencoba memandang pejuang keadilan yang kini seperti macan ompong itu, meskipun sisa-sisa keperkasaannya masih terasa.

"Aku tidak datang untuk menentang atau memuji Anda. Anda dengan seluruh sejarah Anda memang terlalu besar untuk dibicarakan. Meskipun bukan bebas dari kritik. Aku punya sederetan koreksi terhadap kebijakan-kebijakan yang sudah Anda lakukan. Dan aku terlalu kecil untuk menentang bahkan juga terlalu tak pantas untuk memujimu. Anda sudah tidak memerlukan cercaan atau pujian lagi. Karena kau bukan hanya penegak keadilan yang bersih, kau yang selalu berhasil dan sempurna, tetapi kau juga adalah keadilan itu sendiri."

Pengacara tua itu meringis.
"Aku suka kau menyebut dirimu aku dan memanggilku kau. Berarti kita bisa bicara sungguh-sungguh sebagai profesional, Pemburu Keadilan."
"Itu semua juga tidak lepas dari hasil gemblenganmu yang tidak kenal ampun!"
Pengacara tua itu tertawa.
"Kau sudah mulai lagi dengan puji-pujianmu!" potong pengacara tua.
Pengacara muda terkejut. Ia tersadar pada kekeliruannya lalu minta maaf.

"Tidak apa. Jangan surut. Katakan saja apa yang hendak kamu katakan," sambung pengacara tua menenangkan, sembari mengangkat tangan, menikmati juga pujian itu, "jangan membatasi dirimu sendiri. Jangan membunuh diri dengan diskripsi-diskripsi yang akan menjebak kamu ke dalam doktrin-doktrin beku, mengalir sajalah sewajarnya bagaikan mata air, bagai suara alam, karena kamu sangat diperlukan oleh bangsamu ini."

Pengacara muda diam beberapa lama untuk merumuskan diri. Lalu ia meneruskan ucapannya dengan lebih tenang.

"Aku datang kemari ingin mendengar suaramu. Aku mau berdialog."
"Baik. Mulailah. Berbicaralah sebebas-bebasnya."

"Terima kasih. Begini. Belum lama ini negara menugaskan aku untuk membela seorang penjahat besar, yang sepantasnya mendapat hukuman mati. Pihak keluarga pun datang dengan gembira ke rumahku untuk mengungkapkan kebahagiannya, bahwa pada akhirnya negara cukup adil, karena memberikan seorang pembela kelas satu untuk mereka. Tetapi aku tolak mentah-mentah. Kenapa? Karena aku yakin, negara tidak benar-benar menugaskan aku untuk membelanya. Negara hanya ingin mempertunjukkan sebuah teater spektakuler, bahwa di negeri yang sangat tercela hukumnya ini, sudah ada kebangkitan baru. Penjahat yang paling kejam, sudah diberikan seorang pembela yang perkasa seperti Mike Tyson, itu bukan istilahku, aku pinjam dari apa yang diobral para pengamat keadilan di koran untuk semua sepak-terjangku, sebab aku selalu berhasil memenangkan semua perkara yang aku tangani.

Aku ingin berkata tidak kepada negara, karena pencarian keadilan tak boleh menjadi sebuah teater, tetapi mutlak hanya pencarian keadilan yang kalau perlu dingin danbeku. Tapi negara terus juga mendesak dengan berbagai cara supaya tugas itu aku terima. Di situ aku mulai berpikir. Tak mungkin semua itu tanpa alasan. Lalu aku melakukan investigasi yang mendalam dan kutemukan faktanya. Walhasil, kesimpulanku, negara sudah memainkan sandiwara. Negara ingin menunjukkan kepada rakyat dan dunia, bahwa kejahatan dibela oleh siapa pun, tetap kejahatan. Bila negara tetap dapat menjebloskan bangsat itu sampai ke titik terakhirnya hukuman tembak mati, walaupun sudah dibela oleh tim pembela seperti aku, maka negara akan mendapatkan kemenangan ganda, karena kemenangan itu pastilah kemenangan yang telak dan bersih, karena aku yang menjadi jaminannya. Negara hendak menjadikan aku sebagai pecundang. Dan itulah yang aku tentang.

Negara harusnya percaya bahwa menegakkan keadilan tidak bisa lain harus dengan keadilan yang bersih, sebagaimana yang sudah Anda lakukan selama ini."

Pengacara muda itu berhenti sebentar untuk memberikan waktu pengacara senior itu menyimak. Kemudian ia melanjutkan.

"Tapi aku datang kemari bukan untuk minta pertimbanganmu, apakah keputusanku untuk menolak itu tepat atau tidak. Aku datang kemari karena setelah negara menerima baik penolakanku, bajingan itu sendiri datang ke tempat kediamanku dan meminta dengan hormat supaya aku bersedia untuk membelanya."

"Lalu kamu terima?" potong pengacara tua itu tiba-tiba.
Pengacara muda itu terkejut. Ia menatap pengacara tua itu dengan heran.
"Bagaimana Anda tahu?"

Pengacara tua mengelus jenggotnya dan mengangkat matanya melihat ke tempat yang jauh. Sebentar saja, tapi seakan ia sudah mengarungi jarak ribuan kilometer. Sambil menghela napas kemudian ia berkata: "Sebab aku kenal siapa kamu."

Pengacara muda sekarang menarik napas panjang.
"Ya aku menerimanya, sebab aku seorang profesional. Sebagai seorang pengacara aku tidak bisa menolak siapa pun orangnya yang meminta agar aku melaksanakan kewajibanku sebagai pembela. Sebagai pembela, aku mengabdi kepada mereka yang membutuhkan keahlianku untuk membantu pengadilan menjalankan proses peradilan sehingga tercapai keputusan yang seadil-adilnya."

Pengacara tua mengangguk-anggukkan kepala tanda mengerti.
"Jadi itu yang ingin kamu tanyakan?"
"Antara lain."
"Kalau begitu kau sudah mendapatkan jawabanku."
Pengacara muda tertegun. Ia menatap, mencoba mengetahui apa yang ada di dalam lubuk hati orang tua itu.
"Jadi langkahku sudah benar?"
Orang tua itu kembali mengelus janggutnya.

"Jangan dulu mempersoalkan kebenaran. Tapi kau telah menunjukkan dirimu sebagai profesional. Kau tolak tawaran negara, sebab di balik tawaran itu tidak hanya ada usaha pengejaran pada kebenaran dan penegakan keadilan sebagaimana yang kau kejar dalam profesimu sebagai ahli hukum, tetapi di situ sudah ada tujuan-tujuan politik. Namun, tawaran yang sama dari seorang penjahat, malah kau terima baik, tak peduli orang itu orang yang pantas ditembak mati, karena sebagai profesional kau tak bisa menolak mereka yang minta tolong agar kamu membelanya dari praktik-praktik pengadilan yang kotor untuk menemukan keadilan yang paling tepat. Asal semua itu dilakukannya tanpa ancaman dan tanpa sogokan uang! Kau tidak membelanya karena ketakutan, bukan?"
"Tidak! Sama sekali tidak!"
"Bukan juga karena uang?!"
"Bukan!"
"Lalu karena apa?"
Pengacara muda itu tersenyum.
"Karena aku akan membelanya."
"Supaya dia menang?"

"Tidak ada kemenangan di dalam pemburuan keadilan. Yang ada hanya usaha untuk mendekati apa yang lebih benar. Sebab kebenaran sejati, kebenaran yang paling benar mungkin hanya mimpi kita yang tak akan pernah tercapai. Kalah-menang bukan masalah lagi. Upaya untuk mengejar itu yang paling penting. Demi memuliakan proses itulah, aku menerimanya sebagai klienku."
Pengacara tua termenung.
"Apa jawabanku salah?"
Orang tua itu menggeleng.

"Seperti yang kamu katakan tadi, salah atau benar juga tidak menjadi persoalan. Hanya ada kemungkinan kalau kamu membelanya, kamu akan berhasil keluar sebagai pemenang."

"Jangan meremehkan jaksa-jaksa yang diangkat oleh negara. Aku dengar sebuah tim yang sangat tangguh akan diturunkan."

"Tapi kamu akan menang."
"Perkaranya saja belum mulai, bagaimana bisa tahu aku akan menang."

"Sudah bertahun-tahun aku hidup sebagai pengacara. Keputusan sudah bisa dibaca walaupun sidang belum mulai. Bukan karena materi perkara itu, tetapi karena soal-soal sampingan. Kamu terlalu besar untuk kalah saat ini."

Pengacara muda itu tertawa kecil.
"Itu pujian atau peringatan?"
"Pujian."
"Asal Anda jujur saja."
"Aku jujur."
"Betul?"
"Betul!"

Pengacara muda itu tersenyum dan manggut-manggut. Yang tua memicingkan matanya dan mulai menembak lagi.
"Tapi kamu menerima membela penjahat itu, bukan karena takut, bukan?"

"Bukan! Kenapa mesti takut?!"
"Mereka tidak mengancam kamu?"
"Mengacam bagaimana?"
"Jumlah uang yang terlalu besar, pada akhirnya juga adalah sebuah ancaman. Dia tidak memberikan angka-angka?"

"Tidak."
Pengacara tua itu terkejut.
"Sama sekali tak dibicarakan berapa mereka akan membayarmu?"
"Tidak."
"Wah! Itu tidak profesional!"
Pengacara muda itu tertawa.
"Aku tak pernah mencari uang dari kesusahan orang!"
"Tapi bagaimana kalau dia sampai menang?"
Pengacara muda itu terdiam.
"Bagaimana kalau dia sampai menang?"
"Negara akan mendapat pelajaran penting. Jangan main-main dengan kejahatan!"
"Jadi kamu akan memenangkan perkara itu?"
Pengacara muda itu tak menjawab.
"Berarti ya!"
"Ya. Aku akan memenangkannya dan aku akan menang!"

Orang tua itu terkejut. Ia merebahkan tubuhnya bersandar. Kedua tangannya mengurut dada. Ketika yang muda hendak bicara lagi, ia mengangkat tangannya.

"Tak usah kamu ulangi lagi, bahwa kamu melakukan itu bukan karena takut, bukan karena kamu disogok."
"Betul. Ia minta tolong, tanpa ancaman dan tanpa sogokan. Aku tidak takut."

"Dan kamu menerima tanpa harapan akan mendapatkan balas jasa atau perlindungan balik kelak kalau kamu perlukan, juga bukan karena kamu ingin memburu publikasi dan bintang-bintang penghargaan dari organisasi kemanusiaan di mancanegara yang benci negaramu, bukan?"

"Betul."
"Kalau begitu, pulanglah anak muda. Tak perlu kamu bimbang.

Keputusanmu sudah tepat. Menegakkan hukum selalu dirongrong oleh berbagai tuduhan, seakan-akan kamu sudah memiliki pamrih di luar dari pengejaran keadilan dan kebenaran. Tetapi semua rongrongan itu hanya akan menambah pujian untukmu kelak, kalau kamu mampu terus mendengarkan suara hati nuranimu sebagai penegak hukum yang profesional."

Pengacara muda itu ingin menjawab, tetapi pengacara tua tidak memberikan kesempatan.
"Aku kira tak ada yang perlu dibahas lagi. Sudah jelas. Lebih baik kamu pulang sekarang. Biarkan aku bertemu dengan putraku, sebab aku sudah sangat rindu kepada dia."

Pengacara muda itu jadi amat terharu. Ia berdiri hendak memeluk ayahnya. Tetapi orang tua itu mengangkat tangan dan memperingatkan dengan suara yang serak. Nampaknya sudah lelah dan kesakitan.

"Pulanglah sekarang. Laksanakan tugasmu sebagai seorang profesional."
"Tapi..."

Pengacara tua itu menutupkan matanya, lalu menyandarkan punggungnya ke kursi. Sekretarisnya yang jelita, kemudian menyelimuti tubuhnya. Setelah itu wanita itu menoleh kepada pengacara muda.
"Maaf, saya kira pertemuan harus diakhiri di sini, Pak. Beliau perlu banyak beristirahat. Selamat malam."

Entah karena luluh oleh senyum di bibir wanita yang memiliki mata yang sangat indah itu, pengacara muda itu tak mampu lagi menolak. Ia memandang sekali lagi orang tua itu dengan segala hormat dan cintanya. Lalu ia mendekatkan mulutnya ke telinga wanita itu, agar suaranya jangan sampai membangunkan orang tua itu dan berbisik.

"Katakan kepada ayahanda, bahwa bukti-bukti yang sempat dikumpulkan oleh negara terlalu sedikit dan lemah. Peradilan ini terlalu tergesa-gesa. Aku akan memenangkan perkara ini dan itu berarti akan membebaskan bajingan yang ditakuti dan dikutuk oleh seluruh rakyat di negeri ini untuk terbang lepas kembali seperti burung di udara. Dan semoga itu akan membuat negeri kita ini menjadi lebih dewasa secepatnya. Kalau tidak, kita akan menjadi bangsa yang lalai."

Apa yang dibisikkan pengacara muda itu kemudian menjadi kenyataan. Dengan gemilang dan mudah ia mempecundangi negara di pengadilan dan memerdekaan kembali raja penjahat itu. Bangsat itu tertawa terkekeh-kekeh. Ia merayakan kemenangannya dengan pesta kembang api semalam suntuk, lalu meloncat ke mancanegara, tak mungkin dijamah lagi. Rakyat pun marah. Mereka terbakar dan mengalir bagai lava panas ke jalanan, menyerbu dengan yel-yel dan poster-poster raksasa. Gedung pengadilan diserbu dan dibakar. Hakimnya diburu-buru. Pengacara muda itu diculik, disiksa dan akhirnya baru dikembalikan sesudah jadi mayat. Tetapi itu pun belum cukup. Rakyat terus mengaum dan hendak menggulingkan pemerintahan yang sah.

Pengacara tua itu terpagut di kursi rodanya. Sementara sekretaris jelitanya membacakan berita-berita keganasan yang merebak di seluruh wilayah negara dengan suaranya yang empuk, air mata menetes di pipi pengacara besar itu.

"Setelah kau datang sebagai seorang pengacara muda yang gemilang dan meminta aku berbicara sebagai profesional, anakku," rintihnya dengan amat sedih, "Aku terus membuka pintu dan mengharapkan kau datang lagi kepadaku sebagai seorang putra. Bukankah sudah aku ingatkan, aku rindu kepada putraku. Lupakah kamu bahwa kamu bukan saja seorang profesional, tetapi juga seorang putra dari ayahmu. Tak inginkah kau mendengar apa kata seorang ayah kepada putranya, kalau berhadapan dengan sebuah perkara, di mana seorang penjahat besar yang terbebaskan akan menyulut peradilan rakyat seperti bencana yang melanda negeri kita sekarang ini?" ***


★Live your life,



' 06.00


Sinopsis Novel Laskar Pelangi September 6, 2008

Posted by bangzenk in Pelontar.
Tags:
trackback


Cerita terjadi di Desa Gantung, Kabupaten Gantung, Belitong Timur. Dimulai ketika sekolah Muhammadiyah terancam akan dibubarkan oleh Depdikbud Sumsel jikalau tidak mencapai siswa baru sejumlah 10 anak. Ketika itu baru 9 anak yang menghadiri upacara pembukaan, akan tetapi tepat ketika Pak Harfan, sang kepala sekolah, hendak berpidato menutup sekolah, Harun dan ibunya datang untuk mendaftarkan diri di sekolah kecil itu.

Mulai dari sanalah dimulai cerita mereka. Mulai dari penempatan tempat duduk, pertemuan mereka dengan Pak Harfan, perkenalan mereka yang luar biasa di mana A Kiong yang malah cengar-cengir ketika ditanyakan namanya oleh guru mereka, Bu Mus. Kejadian bodoh yang dilakukan oleh Borek, pemilihan ketua kelas yang diprotes keras oleh Kucai, kejadian ditemukannya bakat luar biasa Mahar, pengalaman cinta pertama Ikal, sampai pertaruhan nyawa Lintang yang mengayuh sepeda 80 km pulang pergi dari rumahnya ke sekolah!

Mereka, Laskar Pelangi - nama yang diberikan Bu Muslimah akan kesenangan mereka terhadap pelangi - pun sempat mengharumkan nama sekolah dengan berbagai cara. Misalnya pembalasan dendam Mahar yang selalu dipojokkan kawan-kawannya karena kesenangannya pada okultisme yang membuahkan kemenangan manis pada karnaval 17 Agustus, dan kejeniusan luar biasa Lintang yang menantang dan mengalahkan Drs. Zulfikar, guru sekolah kaya PN yang berijazah dan terkenal, dan memenangkan lomba cerdas cermat. Laskar Pelangi mengarungi hari-hari menyenangkan, tertawa dan menangis bersama. Kisah sepuluh kawanan ini berakhir dengan kematian ayah Lintang yang memaksa Einstein cilik itu putus sekolah dengan sangat mengharukan, dan dilanjutkan dengan kejadian 12 tahun kemudian di mana Ikal yang berjuang di luar pulau Belitong kembali ke kampungnya. Kisah indah ini diringkas dengan kocak dan mengharukan oleh Andrea Hirata, kita bahkan bisa merasakan semangat masa kecil anggota sepuluh Laskar Pelangi ini!



★Live your life,



' 05.59


Sinopsis Ayat-ayat Cinta

Maret 5, 2008

Ini adalah kisah cinta. Tapi bukan cuma sekedar kisah cinta yang biasa. Ini tentang bagaimana menghadapi turun-naiknya persoalan hidup dengan cara Islam. Fahri bin Abdillah adalah pelajar Indonesia yang berusaha menggapai gelar masternya di Al Ahzar. Berjibaku dengan panas-debu Mesir. Berkutat dengan berbagai macam target dan kesederhanaan hidup. Bertahan dengan menjadi penerjemah buku-buku agama. Semua target dijalani Fahri dengan penuh antusiasme kecuali satu: menikah.

Kenapa? Karena Fahri adalah laki-laki taat yang begitu ‘lurus’. Dia tidak mengenal pacaran sebelum menikah. Dia kurang artikulatif saat berhadapan dengan mahluk bernama perempuan. Hanya ada sedikit perempuan yang dekat dengannya selama ini. Neneknya, Ibunya dan saudara perempuannya.

Betul begitu? Sepertinya pindah ke Mesir membuat hal itu berubah. Tersebutlah Maria Girgis. Tetangga satu flat yang beragama Kristen Koptik tapi mengagumi Al Quran. Dan menganggumi Fahri. Kekaguman yang berubah menjadi cinta. Sayang cinta Maria hanya tercurah dalam diary saja.

Lalu ada Nurul. Anak seorang kyai terkenal yang juga mengeruk ilmu di Al Azhar. Sebenarnya Fahri menaruh hati pada gadis manis ini. Sayang rasa mindernya yang hanya anak keturunan petani membuatnya tidak pernah menunjukkan rasa apa pun pada Nurul. Sementara Nurul pun menjadi ragu dan selalu menebak-nebak.

Setelah itu ada Noura. Juga tetangga yang selalu disika Ayahnya sendiri. Fahri berempati penuh dengan Noura dan ingin menolongnya. Sayang hanya empati saja. Tidak lebih. Namun Noura yang mengharap lebih. Dan nantinya ini menjadi masalah besar ketika Noura menuduh Fahri memperkosanya.

Terakhir muncullah Aisha. Si mata indah yang menyihir Fahri. Sejak sebuah kejadian di metro, saat Fahri membela Islam dari tuduhan kolot dan kaku, Aisha jatuh cinta pada Fahri. Dan Fahri juga tidak bisa membohongi hatinya.

Lalu bagaimana bocah desa nan lurus itu menghadapi ini semua? Siapa yang dipilihnya? Bisakah dia menjalani semua dalam jalur Islam yang sangat dia yakini?




★Live your life,



' 05.56


Pena Hatiku Hari Ini........

Hidup di dunia hanya satu kali dan sebentar saja. Kita harus bersungguh-sungguh meniti karier kehidupan kita ini menjadi orang yang memiliki harga diri dan terhormat dalam pandangan Allah SWT juga terhormat dalam pandangan orang-orang beriman....

Senin, 2007 Desember 17

Fosil Kerangka Manusia Raksasa di Saudi

Kerangka ini di temukan diwilayah gurun pasir yang di sebut juga sebagai wilayah kosong dengan istilah arabnya di sebut â'oRab-Ul-Khaleeâ'. Penemuan ini ditemukan oleh tim ekspolari ARAMCO.

Seperti tertulis dalam Al-Quran bahwa Allah (SWT) pernah menciptakan manusia dengn ukuran yang luar biasa. Mereka adalah kaum Aad dimana Nabi Hud (AS) diutus.

Mereka sangat tinggi, besar dan kuat sebagaimana mereka mampu menumbangkan batang pohon hanya dengan menngunakan tangan. Bandingin aja sendiri gambarnya. Disampingnya ada berdiri dua orang manusia jaman sekarang. Kecil banget ya.

Kaum Aad adalah kaumnya Nabi Hud As, Pada saat Nabi Hud menyerukan seruan Allah kepada mereka, mereka malah membangkang dengan terus melecehkan Nabi-Nya dan terus melakukan dosa. Mereka kemudian dimusnahkan. Orang-orang Saudia Arabia percaya bahwa tengkorak tersebut berasal dari kaum Aad. Pihak kemiliteran Saudi Arabia menutup seluruh wilayah tsb dan tidak mengizinkan seorangpun memasukinya kecuali pihak ARAMCO.

Berita ini disimpan secara rahasia tetapi sebuah helicopter militer mengambil
beberapa gambar dari udara dan kemudian salah satu gambar tsb bocor keinternet di Saudi Arabia. Perhatikan gambar tsb dan bandingkan ukuran dua lelaki yang sedang berdiri dengan ukuran tengkorak tsb. Dengan ditemukannya Tengkorak ini maka makin tertamparlah teori evolusi darwin. Darwin luput menyuil keberadaan manusia yang bertubuh sangat besar ini. Padahal manusia berukuran besar ini pernah exist di muka bumi. Bahkan teori ini tidak bisa untuk menjelaskan apapun tentang adanya manusia raksasa, betapa lemahnya.

Berbeda dengan Al-Qur'an yang justru semakin terbuktilah kebenarannya.Arkeolog percaya, bahwa tulang kerangka manusia raksasa ini termasuk golongan bangsa At yang dalam kitab suci Alqur’an disebut sebagai bangsa yang dimusnahkan.

Pihak militer Saudi Arabia telah mengambil alih kawasan itu. Kecuali tim eksplorasi ARAMCO, orang lain siapapun dilarang masuk ke dalam. Pemerintah Arab Saudi terus menyimpan rahasia temuan tersebut, namun, sejumlah helicopter pihak militer telah mengambil foto tersebut dari atas angkasa, hingga akhirnya alhamdulillah foto hasil jepretannya bisa kita lihat sekarang.


★Live your life,



' 05.54


Penelitian menunjukkan bahwa satuan unit terkecil dari kehidupan adalah Sel. Kata "sel" itu sendiri dikemukakan oleh Robert Hooke yang berarti "kotak-kotak kosong", setelah ia mengamati sayatan gabus dengan mikroskop.

Selanjutnya disimpulkan bahwa sel terdiri dari kesatuan zat yang dinamakan Protoplasma. Istilah protoplasma pertama kali dipakai oleh Johannes Purkinje; menurut Johannes Purkinje protoplasma dibagi menjadi dua bagian yaitu Sitoplasma dan Nukleoplasma

Robert Brown mengemukakan bahwa Nukleus (inti sel) adalah bagian yang memegang peranan penting dalam sel,Rudolf Virchow mengemukakan sel itu berasal dari sel (Omnis Cellula E Cellula).

ANATOMI DAN FISIOLOGI SEL

Secara anatomis sel dibagi menjadi 3 bagian, yaitu:

1. Selaput Plasma (Membran Plasma atau Plasmalemma).
2. Sitoplasma dan Organel Sel.
3. Inti Sel (Nukleus).

1. Selaput Plasma (Plasmalemma)

Yaitu selaput atau membran sel yang terletak paling luar yang tersusun dari senyawa kimia Lipoprotein (gabungan dari senyawa lemak atau Lipid dan senyawa Protein).

Lipoprotein ini tersusun atas 3 lapisan yang jika ditinjau dari luar ke dalam urutannya adalah:
Protein - Lipid - Protein Þ Trilaminer Layer

Lemak bersifat Hidrofebik (tidak larut dalam air) sedangkan protein bersifat Hidrofilik (larut dalam air); oleh karena itu selaput plasma bersifat Selektif Permeabel atau Semi Permeabel (teori dari Overton).

Selektif permeabel berarti hanya dapat memasukkan /di lewati molekul tertentu saja.

Fungsi dari selaput plasma ini adalah menyelenggarakan Transportasi zat dari sel yang satu ke sel yang lain.

Khusus pada sel tumbahan, selain mempunyai selaput plasma masih ada satu struktur lagi yang letaknya di luar selaput plasma yang disebut Dinding Sel (Cell Wall).

Dinding sel tersusun dari dua lapis senyawa Selulosa, di antara kedua lapisan selulosa tadi terdapat rongga yang dinamakan Lamel Tengah (Middle Lamel) yang dapat terisi oleh zat-zat penguat seperti Lignin, Chitine, Pektin, Suberine dan lain-lain

Selain itu pada dinding sel tumbuhan kadang-kadang terdapat celah yang disebut Noktah. Pada Noktah/Pit sering terdapat penjuluran Sitoplasma yang disebut Plasmodesma yang fungsinya hampir sama dengan fungsi saraf pada hewan.

2. Sitoplasma dan Organel Sel
Bagian yang cair dalam sel dinamakan Sitoplasma khusus untuk cairan yang berada dalam inti sel dinamakan Nukleoplasma), sedang bagian yang padat dan memiliki fungsi tertentu digunakan Organel Sel.

Penyusun utama dari sitoplasma adalah air (90%), berfungsi sebagai pelarut zat-zat kimia serta sebagai media terjadinya reaksi kirnia sel.

Organel sel adalah benda-benda solid yang terdapat di dalam sitoplasma dan bersifat hidup(menjalankan fungsi-fungsi kehidupan).

Gbr. a. Ultrastruktur Sel Hewan, b. Ultrastruktur Sel Tumbuhan

Organel Sel tersebut antara lain :

a. Retikulum Endoplasma (RE.)
Yaitu struktur berbentuk benang-benang yang bermuara di inti sel.
Dikenal dua jenis RE yaitu :
• RE. Granuler (Rough E.R)
• RE. Agranuler (Smooth E.R)

Fungsi R.E. adalah : sebagai alat transportasi zat-zat di dalam sel itu sendiri. Struktur R.E. hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron.

b. Ribosom (Ergastoplasma)
Struktur ini berbentuk bulat terdiri dari dua partikel besar dan kecil, ada yang melekat sepanjang R.E. dan ada pula yang soliter. Ribosom merupakan organel sel terkecil yang tersuspensi di dalam sel.

Fungsi dari ribosom adalah : tempat sintesis protein.
Struktur ini hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron.

c. Miitokondria (The Power House)
Struktur berbentuk seperti cerutu ini mempunyai dua lapis membran.
Lapisan dalamnya berlekuk-lekuk dan dinamakan Krista

Fungsi mitokondria adalah sebagai pusat respirasi seluler yang menghasilkan banyak ATP (energi) ; karena itu mitokondria diberi julukan "The Power House".

d. Lisosom
Fungsi dari organel ini adalah sebagai penghasil dan penyimpan enzim pencernaan seluler. Salah satu enzi nnya itu bernama Lisozym.

e. Badan Golgi (Apparatus Golgi = Diktiosom)
Organel ini dihubungkan dengan fungsi ekskresi sel, dan struktur ini dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya biasa.

Organel ini banyak dijumpai pada organ tubuh yang melaksanakan fungsi ekskresi, misalnya ginjal.

J. Sentrosom (Sentriol)
Struktur berbentuk bintang yang berfungsi dalam pembelahan sel (Mitosis maupun Meiosis). Sentrosom bertindak sebagai benda kutub dalam mitosis dan meiosis.
Struktur ini hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop elektron.

g. Plastida
Dapat dilihat dengan mikroskop cahaya biasa. Dikenal tiga jenis plastida yaitu :
1. Lekoplas
(plastida berwarna putih berfungsi sebagai penyimpan makanan),
terdiri dari:
• Amiloplas (untak menyimpan amilum) dan,
• Elaioplas (Lipidoplas) (untukmenyimpan lemak/minyak).
Proteoplas (untuk menyimpan protein).

2. Kloroplas
yaitu plastida berwarna hijau. Plastida ini berfungsi menghasilkan
klorofil dan sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis.

3. Kromoplas
yaitu plastida yang mengandung pigmen, misalnya :
Karotin (kuning)
Fikodanin (biru)
Fikosantin (kuning)
Fikoeritrin (merah)

h. Vakuola (RonggaSel)
Beberapa ahli tidak memasukkan vakuola sebagai organel sel. Benda ini dapat dilihat dengan mikroskop cahaya biasa. Selaput pembatas antara vakuola dengan sitoplasma disebut Tonoplas

Vakuola berisi :
• garam-garam organik
• glikosida
• tanin (zat penyamak)
• minyak eteris (misalnya Jasmine pada melati, Roseine pada mawar
Zingiberine pada jahe)
• alkaloid (misalnya Kafein, Kinin, Nikotin, Likopersin dan lain-lain)
• enzim
• butir-butir pati

Pada boberapa spesies dikenal adanya vakuola kontraktil dan vaknola non kontraktil.

i. Mikrotubulus

Berbentuk benang silindris, kaku, berfungsi untuk mempertahankan bentuk sel dan sebagai "rangka sel".
Contoh organel ini antara lain benang-benang gelembung pembelahan Selain itu mikrotubulus berguna dalam pembentakan Sentriol, Flagela dan Silia.

j. Mikrofilamen
Seperti Mikrotubulus, tetapi lebih lembut. Terbentuk dari komponen utamanya yaitu protein aktin dan miosin (seperti pada otot). Mikrofilamen berperan dalam pergerakan sel.

k. Peroksisom (Badan Mikro)
Ukurannya sama seperti Lisosom. Organel ini senantiasa berasosiasi dengan organel lain, dan banyak mengandung enzim oksidase dan katalase (banyak disimpan dalam sel-sel hati).

3. Inti Sel (Nukleus)

Inti sel terdiri dari bagian-bagian yaitu :
• Selapue Inti (Karioteka)
• Nukleoplasma (Kariolimfa)
• Kromatin / Kromosom
• Nukleolus(anak inti).

Berdasarkan ada tidaknya selaput inti kita mengenal 2 penggolongan sel yaitu :

Sel Prokariotik (sel yang tidak memiliki selaput inti), misalnya dijumpai
pada bakteri, ganggang biru.
Sel Eukariotik (sel yang memiliki selaput inti).

Fungsi dari inti sel adalah : mengatur semua aktivitas (kegiatan) sel, karena di dalam inti sel terdapat kromosom yang berisi ADN yang mengatur sintesis protein.



★Live your life,



' 05.49


Segenap hatiku selalu memujamu
Seluruh jiwa kupersembahkan untukmu
Sepenuh cintaku merindukan dirimu
Seutuh gejolak membakar hatiku

Reff
Seperti cahaya hadirmu di duniaku
Seperti ribuan bintang yang menghujam jantungku

O..ow..o..ow..

Reff:
Kau membuatku merasakan
Indahnya jatuh cinta
Indahnya dicintai
Saat kau jadi milikku

Oh, takkan kulepaskan
Dirimu oh, cintaku
Teruslah kau bersemi
Di dalam lubuk hatiku

Back to reff



★Live your life,



' 05.49


baru saja berakhir
hujan di sore ini
menyisakan keajaiban
kilauan indahnya pelangi

tak pernah terlewatkan
dan tetap mengaguminya
kesempatan seperti ini
tak akan bisa dibeli

bersamamu kuhabiskan waktu
senang bisa mengenal dirimu
rasanya semuanya begitu sempurna
sayang untuk mengakhirinya.

Technorati: ,



★Live your life,



' 05.47


kabut putih yg pucat
terasa penuh warna dan pelangi yg enggan dtng pun berbinar
kertas putih yg pudar
Tertulis seribu kata
Dan ku ungkap semua yang sedang ku rasa
Dengarkanlah kata hatiku
Bahwa ku ingin tetap disini

Tak perlulah aku keliling dunia
Biarkan ku disini
Tak perlulah aku keliling dunia
Karna ku tak mau jauh darimu

Dunia boleh tertawa melihatku bahagia
Walau ditempat yang kau anggap tak biasa
Biarkanlah aku bernyanyi
Berlari berputar menari disini

Tak perlulah aku keliling dunia
Tak perlulah aku keliling dunia
Karna kau disini
Tak perlulah aku keliling dunia
Kaulah segalanya bagiku

Tak perlulah aku keliling dunia
Tak perlulah aku keliling dunia
Kaulah segalanya bagiku

Tak perlulah aku keliling dunia 2x



★Live your life,



' 04.59


Woy ni Blog w LocH. . .
Nama w JeFry pRamana. . .
w lahir d jakarta 020192. . .
Hobi w Mkan n TiDur py ad yg lBh w Skain yaitu TIduRr. . .
w SkaRang sChool d MAN 2 jKrt. . .
N w MaSuk IPA gTu dEch. . .
BiNtg w Capricon. . .
w Ska bgeT warna biRu. . .
UnTuk aNaX" cEtu/ cEpuluH CaTu I love u aLL. .
SmoGa PeRsHbtN kta cMua saMpai aKhiR Hayat. . .


★Live your life,







Disclaimer
Rules here !

Best viewed in Mozilla Firefox
Welcome to URL.bs.com
Spammers go away
I HATE YOU! :D

Speak!
Tag Me:D

Tagboard here

Blogger
Blog url here?

Your profile here
Whatever..
Whatever..
Whatever..

Contacts&Stats
Contact me!

Msn: Add me!
Friendster: Friendstername
Blogskin: Blogskins

Cravings
Fulfil it

Him <3
Black Skinnies
Blue Cardigans
Tube Tops
Adobe Photoshop!!!!!
& More

My Past
Memories <3


  • [Caption.iT - Picture Captions]
  • [Caption.iT - Picture Captions]
  • [Caption.iT - Picture Captions]



  • Glitter Text @ Glitterfy.com
  • FUNGSI DARAHPada waktu bagian tubuh kita terluka, ...
  • [Glitterfy.com - *Glitter Words*]


  • The Past
    My Memories:D


    Juli 2008
    Agustus 2008
    November 2008

    Connections
    Escapes:D

    Links
    Links
    Links

    Start The Music
    Music Playing:D

    Music Here

    Credits
    Thanks To

    Designer: Ohh-thlovee
    Basecodes: Xinni
    Image hosting: Photobucket
    Image from: xx
    Inspiration from:Lyrics/Song
    Others: x , x , x , x
    Image edit from Adobe Photoshop 7.0